Minggu, 30 Maret 2014

BIODATA KU ^_^

Udah beberapa kali ngepost tulisan yang entah apa tujuannya ( hahahhh apa coba -__- )!! ..
Sampe lupa buat memperkenalkan diri saya yang sebenarnya ( cciiieeeeeiileehhhhh ) .
Ini dia saat yang ditunggu tunggu ... cekidot ...
Nama  Lengkap » Arum CottonCndy / Arum Wulandari
Nama  Panggilan » Arum, Rum
Arti  Nama »Wanita cantik dan mewangi indah seperti bulan :D
TTL » Sukoharjo, 23 Juli 1995
Agama » Islam
Tinggi  Badan » 162 cm.
Berat Badan » 50 kg.
Hobi  »listening to music
Sekolah » TK Almustakim, SD N Telukan 2, SMP N 1 Grogol, SMA N 1 Polokarto, Poloteknik Pratama Mulia, Saat ini sedang bekerja di PT. Cahaya Kharisma Plasindo disambi kuliah . heheheh :D
Moto  » Hanya bekerja keras.
Twitter  » @arumwulandari1

Facebook >> arum9f07@yahoo.co.id/arum wulandari



saya dan adik :D :*


okee sekian dulu biodata saya .. lain kali saya akan bongkar-bongkar ( kaya iwan fals -____- ) tentang biodata saya ..   tengkiiiuuuu .. Arum, w 18th
 

Memanfaatkan Waktu Libur

Memang menyenangkan saat weekend tiba karena cukup menenangkan pikiran anda setelah rutinitas pekerjaan membuat kepenatan. Sehingga tidak mengherankan jika anda ingin memanfaatkan waktu libur semaksimal mungkin untuk beristirahat. Apabila mengisi waktu libur dengan tidur seharian, sebenarnya itu tidak baik. Karena tubuh anda menjadi lemas karena terlalu banyak berbaring. Ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk mengisi waktu libur lebih menyenangkan dan menyehatkan, simak berikut ini.
1. Berkumpul dengan orang-orang dekat. Hari libur adalah kesempatan yang paling tepat untuk bertemu dengan orang-orang yang dekat di hati anda, seperti keluarga, kekasih atau sahabat. Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama mereka, seperti memasak, berkebun, pesta ‘barbeque’, atau sekedar berbincang-bincang ringan. Hal ini terbukti mampu meredam stres akibat rutinitas anda.
2. Olahraga. Lakukan olahraga yang anda gemari dan dapat menyegarkan. Seperti berenang, fitness, bersepeda atau jogging. Pasti saat di hari kerja, anda tidak sempat berolahraga. Jadi waktu libur merupakan saat yang tepat untuk olahraga. Tapi jangan terlalu diforsir, cukup melakukannya semampu anda, yang penting menyenangkan.
3. Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan seni. Apabila anda senang menikmati seni, lakukan kegiatan ini di waktu libur. Seperti menonton film di bioskop, konser musik, pertunjukan tari, teater, mengunjungi pameran lukisan, dan sebagainya. Atau jika anda malas keluar rumah, cukup mendengarkan musik dari tape atau radio di rumah. Atau bisa juga sewa VCD dengan film terbaru yang anda tonton di rumah. Bisa juga kalau anda berkaraoke di rumah.
4. Jalan-jalan. Kegiatan yang satu ini banyak dipilih dalam rangka mengisi waktu libur. Anda tidak perlu jalan-jalan jauh, cukup ke mal atau tempat rekreasi terdekat. Atau anda bisa melakukan jalan-jalan keluar kota, yang penting jaraknya tidak terlalu jauh dari kota anda. Karena kalau jauh dikhawatir akan menguras energi dan tentu saja kantong anda. Mungkin bepergian ke luar kota yang jauh dari tempat tinggal anda dapat dilakukan kalau waktu libur anda cukup panjang atau jika anda mengambil ‘cuti’.
5. Membaca. Cobalah anda membaca bacaan atau buku-buku yang ringan dan berguna seperti buku-buku psikologi dapat menambah kekayaan batin anda. Kalau perlu carilah buku-buku yang berkaitan dengan hobi anda seperti buku tentang berkebun, karya sastra (novel), memancing, filateli, seni musik, dan sebagainya. Lakukan dengan santai tanpa membuat kening anda berkerut.
Apapun pilihan anda, lakukanlah dengan senang hati, tanpa beban dan pikiran yang berat agar terasa energi baru mengalir dalam tubuh anda. Sehingga saat masuk kerja, anda telah bersemangat lagi. So, enjoy your weekend.

CITA CITA BISA BERUBAH SESUAI DENGAN USIA

 Cita-cita adalah keinginan yang ingin kita raih dimasa depan. Cita-cita pada akhirnya terjadi dengan 2 pilihan, yang pertama cita-cita itu akan menjadi kenyataan dan yang kedua cita-cita itu hanya akan menjadi harapan belaka.

          Siapa sih yang ngga punya cita-cita?

Kayaknya udah dari TK bahkan PlayGroup kita diharuskan memiliki cita-cita. Dulu para guru selalu bilang “Gantungkan cita-citamu setinggi langit”. Kita juga dibolehin memiliki cita-cita yang beragam. Anak kecil kalo ditanya soal cita-cita biasanya jawabnya kalo ngga jadi Dokter, Guru, ya Presiden. Ngga ada yang pingin jadi tukang odong-odong, ngga ada yang pingin jadi pengamen, ngga ada yang pingin jadi notaries, bahkan walikota juga gada yang kepingin.

          Pemikiran manusia selalu berubah seiring berubahnya usia. Cita-cita seseorang juga bisa berubah sesuai keadaan dan kesadaran masing-masing. Semakin dewasa kita semakin sadar akan apa yang ingin kita raih. Disini kita ngga pingin cita-cita Cuma jadi khayalan, karena itu kita memiliki pertimbangan yang ngga gampang. Mulai dari pertimbangan biaya, kemampuan, dan kondisi lingkungan.

          Membuat cita-cita emang gampang, tapi meraihnya untuk menjadi nyata yang sulit. Sebenarnya cita-cita itu selalu ada, pernah ada orang bilang “Loh bukannya cita-citamu dulu jadi perawat, kok sekarang malah jadi diplomat?” mungkin orang itu nulis cita-cita secara formal adalah perawat, tapi ngga ada yang tau kan kalo dia udah nulis kata diplomat dihatinya. Orang itu bisa jadi diplomat karena dia ingin, karena dia memiliki cita-cita.

          Semakin dewasa semakin banyak berpikir. Kalo waktu TK tanpa malu bilang “Cita-citaku jadi Presiden” atau “Cita-citaku jadi ketua BUMN”, tapi sekarang kalo mo bilang soal cita-cita mesti harus mikir dulu. “Cita-cita yang nyata dong, liat sama keadaan.” Itulah suara hati entah dari telinga kanan atau kiri. Yang jelas ketika kita masih nyebutin cita-cita diatas biasanya temen-temen bakal ngeledekin mulu. Mulai dari yang ciee-cieein sampe yang ngejek “Cita-cita tinggi banget sih, jatoh itu sakit loh.”  “Eh jadi gituan tuh kuliahnya aja nyampe 200juta, mana mampu dia,”  “Kebanyaken ngayal.”

Kebanyakan kita bakal ngindarin komentar-komentar pedes itu. Makanya buat formalitas biasanya nulis cita-cita yang ngga terlalu jauh, meskipun khayalan tetep ada.

          Berarti udah ngga ada lagi dong cita-cita setinggi langit?

Ada. tetep ada, bahkan abadi didalem hati kita masing-masing. Kita hidup ngga kayak mimpi yang sepotong-sepotong, tapi apa yang kita lakuin sekarang sangat nentuin masa depan juga. Kita diajarin punya cita-cita ngga Cuma buat jadi pemimpi melainkan biar kita bisa mewujudkan atau memprogram apa yang mau kita raih. Ketika kita tau apa yang ingin kita raih, maka kita juga akan tau bagaimana cara meraihnya,

          Waktu upacara HUT RI 68 di SMA N 1 Polokarto tercinta, pak kapsek kemaren bilang gini, “Gantungkan cita-citamu setinggi tanah. Kenapa? Karena tanah adalah tempat kaki kita berpijak yang paling tinggi. Bukan langit, sebab cita-cita setinggi langit hanya akan ngambang.”

          Ada benernya juga sih, Cuma yang membingungkan apa bedanya cita-cita setinggi langit dan setinggi tanah? Trus mana yang termasuk dalam kategori setinggi langit dan setinggi tanah? #gapenting *cut*

          Sekarang katanya banyak gitu orang-orang yang kuliah asal ambil jurusan yang keliatannya keren, padahal nantinya gatau mo jadi apa. biasanya itu karena ngga tau cita-citanya apa, atau malah efek cita-cita setinggi langit? Cuma Allah yang tau :)

          Cita-cita itu emang abstrak, ngga ketebak, kadang nyeleneh, dan adanya dihati. Makanya, kita bisa nulis apapun cita-cita kita  meskipun kata orang terlalu mimpi. Tapi kalo kita yakin kita bisa kenapa ngga diperjuangin?

Selamat buat yang udah memiliki cita-cita dan semangat buat yang belum mantap sama cita-citanya *kayak aku*.

“Hidup kita emang masih panjang, tapi setiap detiknya ngga bisa diulang. Percayalah penyesalan adanya dibelakang.” – Arum. w ,, 18tahun